Dugaan Proyek Jalan Rp7,3 Miliar Lebak: Plt Kadis PUPR Undang Wartawan Hadir
BANTEN –Dilansir tintakitanews.com Plt Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak H. Dade Yan Apriandi menanggapi sorotan publik seputar sikapnya dalam menghadapi konfirmasi media serta dugaan masalah pada proyek jalan senilai Rp7,3 miliar dengan mengajak wartawan berinisial HDI untuk bertemu langsung di kantor dinas.
Dalam keterangan yang disampaikan Minggu (01/03/2026), dia menyatakan telah menghubungi wartawan terkait untuk membahas secara langsung dugaan proyek yang menjadi perbincangan. Menurutnya, langkah ini dilakukan agar tidak terjadi miskomunikasi, yang menjadi alasan dia tidak menjawab pertanyaan yang diajukan melalui telepon sebelumnya.
"Karena saya terbuka dengan siapapun, tidak harus komunikasi melalui telepon saja, agar penjelasan dari saya saat dikonfirmasi wartawan tidak ada miskomunikasi, maka dari itu saya tak menjawab pertanyaan terkait apa yang sebelumnya diberitakan," ujar H. Dade Yan Apriandi.
Plt Kadis menegaskan, jika wartawan HDI memang profesional dan bertindak untuk kepentingan publik, tidak ada alasan untuk tidak datang langsung ke kantor. "Kalau memang HDI wartawan profesional, dan tidak ada tujuan tertentu melainkan untuk kepentingan publik, silakan datang ke kantor Dinas PUPR Lebak. Tidak ada alasan jarak jauh menjadi penghalang jika ingin temuan yang diberitakan tersebut objektif mengenai proyek jalan Dinas PUPR Lebak," tegasnya.
Sebelumnya, komunitas pers mengkritik sikapnya yang dinilai arogan, termasuk permintaannya untuk mengabaikan dugaan proyek rusak dengan alasan menghormati bulan Ramadhan. Selain itu, rangkap jabatan yang dia emban mulai dari Kabid SDA PUPR Lebak, Pengawas PDAM Lebak, hingga sebagai Pembina Ikatan Wartawan Lebak (IKWAL) juga dinilai berpotensi menciptakan konflik kepentingan.
Menurut informasi yang diperoleh, proyek jalan yang menjadi perbincangan tersebut saat ini telah masuk dalam proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hasil pemeriksaan diperkirakan akan selesai dan dilaporkan pada bulan Mei 2026 mendatang.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih terus mencoba mengonfirmasi perkembangan informasi proyek tersebut kepada pihak-pihak terkait.(Enggar)





