Haru dan Bangga Selimuti Hati Orang Tua Anak Asrama YTBS di Pengukuhan TB 37, Pendidikan Karakter Menjadi Pondasi Utama
BALIGE, KABUPATEN TOBA – Sebuah lagu legend berkumandang saat pengukuhan angkatan ke-37 Asrama Yayasan Tunas Bangsa Soposurung (YTBS) di kawasan Museum TB Center, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba hari ini, pada Sabtu (11/7/2026).
Pengurus yayasan, dan para undangan dari berbagai kalangan, orang tua serta masyarakat sekitar padati kawasan pengukuhan. Mulai dari pintu masuk lokasi pengukuhan, para pelajar Asrama YTBS menyambut setiap undangan dengan ramah.
TB 37 menyanyikan lagu "I Have a Dream" usai sesi manortor dan bertemu dengan orang tua. Gembira dan haru selimuti hati orang tua dan angkatan TB 37.
Pelukan hangat orang tua kepada anaknya menggambarkan bahwa doa orang tua akan selalu menyertai anaknya yang tengah mengenyam pendidikan di asrama tersebut.
Pengukuhan ini menjadi penanda dimulainya proses pembinaan para siswa dalam lingkungan pendidikan yang menekankan karakter, prestasi, dan kepemimpinan.
Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pengurus yayasan, pemerintah daerah, mitra strategis, orang tua siswa, serta tamu undangan dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Kegiatan diawali dengan doa lintas agama sebagai simbol persatuan dan toleransi yang menjadi nilai penting dalam kehidupan asrama.
Dalam kesempatan ini Ketua Yayasan Tunas Bangsa Soposurung Marudut Napitupulu menjelaskan bahwa proses penerimaan siswa asrama dilaksanakan melalui beberapa tahapan seleksi yang dirancang untuk menjaring calon peserta didik secara objektif. Tahapan tersebut meliputi seleksi administrasi, tes akademik, Psikotest dan karakter, wawancara, serta verifikasi akhir sebelum calon siswa dinyatakan diterima sebagai penghuni asrama.
Marudut juga menegaskan bahwa proses seleksi bertujuan memperoleh peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga integritas, disiplin, semangat belajar, dan kesiapan mengikuti pembinaan karakter di lingkungan asrama.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Alexander Sinulingga momentum ini juga sejalan dengan arah kebijakan yang disampaikan Dinas Pendidikan Sumatera Utara mengenai penguatan kualitas pendidikan di provinsi tersebut. Dalam rapat bersama para pemangku kepentingan, Dinas Pendidikan menyampaikan rencana pengembangan konsep sekolah berasrama (boarding school) yang akan terus diperkuat, termasuk mendorong kolaborasi dengan sekolah-sekolah yang telah memiliki keunggulan di bidang kurikulum internasional dan teknologi informasi.
Dinas Pendidikan Sumatera Utara juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dengan yayasan pendidikan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas di seluruh wilayah Sumatera Utara. Selain peningkatan mutu pembelajaran, pemerintah turut mendorong pengembangan inovasi pendidikan, termasuk dukungan terhadap pemanfaatan teknologi dan program-program yang menunjang transformasi pendidikan di sekolah.
Ketua Pembina Yayasan Tunas Bangsa Soposurung Luthfi Mangaratua Krida Silalahi. menegaskan bahwa setiap prosesi pengukuhan selalu memiliki makna yang istimewa. Menurutnya, tidak ada pengukuhan yang lebih spesial dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena setiap angkatan memiliki nilai dan perjalanan yang unik.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Yayasan Tunas Bangsa Soposurung. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi amanah besar yang akan dijaga melalui pembinaan yang berorientasi pada pembentukan karakter.
"Yang paling utama adalah karakter. Dengan karakter yang baik, hal-hal lain akan mengikuti," tegas Ketua Pembina Yayasan.
Pesan tersebut sejalan dengan komitmen Yayasan Tunas Bangsa Soposurung yang selama ini menempatkan pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, berprestasi, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat, bangsa, dan negara.
Seluruh angkatan ke-37 ini berasal dari berbagai kabupaten/kota yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara, antara lain Medan: 26 orang, Toba: 24 orang, Taput: 10 orang, Samosir: 8 orang, Jawa: 7 orang, Deliserdang dan Tebingtinggi : 4 orang, Pematangsiantar: 3 orang, Pakpak Bharat: 3 orang, Karo: 3 orang, Labuhan Batu: 3 orang, Dairi: 3 orang, Tapteng: 2 orang, Labura: 2 orang, Jambi 2 orang, Batam: 2 orang, Binjai: 1 orang, Padangsidempuan: 1 orang, Tanjung Pinang: 1 orang, Karimun: 1 orang, Siak: 1 orang, Pekanbaru: 1 orang, Timika-Papua: 2 orang.
Melalui pengukuhan Angkatan ke-37 ini, Yayasan Tunas Bangsa Soposurung berharap dapat terus melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak, kepemimpinan, dan semangat pengabdian yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. ( DNM )







